Teknik Pemesinan di SMKS Islam 1 Kota Blitar: Apa Saja yang Dipelajari?

Profil Jurusan #Teknik Pemesinan #SMKS Islam 1 Kota Blitar #Gambar teknik

Teknik Pemesinan di SMKS Islam 1 Kota Blitar: Apa Saja yang Dipelajari?

Teknik Pemesinan, yang di sekolah kami disingkat TPM, adalah jurusan untuk siswa yang ingin bekerja dengan logam dan mesin perkakas. Pekerjaannya membuat komponen: poros, roda gigi, dudukan, pelat berlubang, dan banyak bagian mesin lain yang ukurannya harus tepat.

Di SMKS Islam 1 Kota Blitar, siswa TPM belajar di kelas dan di bengkel. Porsi bengkelnya besar, karena keterampilan memegang mesin tidak bisa didapat dari membaca saja.

Semua dimulai dari gambar kerja

Sebelum menyalakan mesin, siswa harus bisa membaca gambar teknik. Di gambar itu tertulis ukuran, toleransi, dan tanda kekasaran permukaan. Salah membaca satu angka berarti benda kerja yang dihasilkan juga salah, serapi apa pun pengerjaannya. Karena itu gambar teknik diajarkan sejak awal, baik dengan pensil maupun dengan perangkat lunak CAD.

Materi pokok di TPM

  • Gambar teknik dan CAD/CAM, dari sketsa sampai gambar kerja lengkap.
  • Pengetahuan bahan, misalnya perbedaan baja karbon, baja paduan, dan aluminium saat dipotong.
  • Pengukuran dengan jangka sorong, mikrometer, dan dial indikator.
  • Pemesinan manual dengan mesin bubut, frais, gerinda, dan bor.
  • Pemesinan CNC, mulai dari menulis program sampai menyetel mesin.
  • Perawatan mesin dan peralatan bengkel.
  • Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk pemakaian alat pelindung diri.

Belajar sambil memproduksi

Bagian yang membedakan TPM SMKS Islam 1 Kota Blitar adalah Teaching Factory (TEFA). Di sini siswa mengerjakan pekerjaan dengan standar produksi, bukan sekadar latihan. Ada empat unit: CNC Milling, CNC Turning, CNC Laser Cutting, dan Las. Penjelasan lengkapnya ada di artikel Teaching Factory TPM.

Jurusan ini juga bekerja sama dengan industri, salah satunya PT Bambang Djaja (B&D Transformer), produsen transformator di Surabaya. Ceritanya ada di artikel kerja sama dengan B&D Transformer.

Cocok untuk siapa?

TPM cocok untuk siswa yang teliti, sabar, dan suka melihat hasil kerjanya berbentuk nyata. Tidak perlu sudah jago mesin. Yang lebih penting adalah mau mengukur ulang pekerjaan sendiri sampai hasilnya masuk toleransi.

Lulusannya bisa bekerja sebagai operator mesin, teknisi perawatan, petugas quality control, atau drafter. Sebagian memilih membuka bengkel sendiri. Daftar lengkapnya ada di artikel prospek kerja lulusan TPM.

Tulis komentar

Komentar dibaca admin dulu sebelum tampil. Komentar yang memuat tautan tidak akan dimuat.